Langsung ke konten utama

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Pada Era Modern

Filsafat modern lahir melalui proses panjang yang berkesinambungan, dimulai dengan munculnya abad Renaissance. Istilah ini diambil dari bahasa Perancis yang berarti kelahiran kembali. Karena itu, disebut juga dengan zaman pencerahan (Aufklarung). Pencerahan kembali mengandung arti “munculnya kesadaran baru manusia” terhadap dirinya (yang selama ini dikungkung oleh gereja). Manusia menyadari bahwa dialah yang menjadi pusat dunianya bukan lagi sebagai obyek dunianya.

Zaman modern ditandai dengan berbagai penemuan dalam bidang ilmiah. Perkembangan ilmu pengetahuan pada zaman modern ini sesungguhnya sudah dirintis sejak zaman Renaissance. Awal mula dari suatu masa baru ditandai oleh usaha besar dari Descartes untuk memberikan kepada filsafat suatu bangunan yang baru. Filsafat berkembang bukan pada zaman Renaissance itu, melainkan kelak pada zaman sesudahnya (Zaman Modern).

Renaissance lebih dari sekedar kebangkitan dunia modern. Renaissance ialah periode penemuan manusia dan dunia, merupakan periode perkembangan peradaban yang terletak di ujung atau sesudah Abad Kegelapan sampai muncul Abad Modern. Zaman ini juga disebut sebagai zaman Humanisme. Maksud ungkapan ini ialah manusia diangkat dari Abad Pertengahan yang mana manusia dianggap kurang dihargai sebagai manusia. Kebenaran diukur berdasarkan ukuran Gereja (Kristen), bukan menurut ukuran yang dibuat manusia. Humanisme menghendaki ukuran haruslah manusia. Karena manusia mempunyai kemampuan berpikir, maka humanisme menganggap manusia mampu mengatur dirinya dan mengatur dunia.

Jadi, zaman Modern filsafat didahului oleh zaman Renaissance. Sebenarnya secara esensial zaman Renaissance itu, dalam filsafat, tidak berbeda dari zaman modern. Ciri-ciri filsafat Renaissance ada pada filsafat modern. Tokoh pertama filsafat modern adalah Descartes. Pada filsafat kita menemukan ciri-ciri Renaissance tersebut. Ciri itu antara lain ialah menghidupkan kembali Rasionalisme Yunani (Renaissance), Individualisme, Humanisme, lepas dari pengaruh agama dan lain-lain.

Filsafat modern menampakkan karakteristiknya dengan lahirnya aneka aliran-aliran besar filsafat, yang diawali oleh Rasionalisme dan Empirisme. Selain kedua aliran itu, juga akan diketengahkan aliran-aliran besar lainnya yang ikut berperan mengisi lembaran filsafat modern, yaitu idealisme, materialisme, positivisme, fenomenologi, eksistensialisme dan pragmatisme.

Filsafat abad modern pada pokoknya ada 3 aliran:

1) Aliran Rasionalisme dengan tokohnya Rene Descartes (1596-1650 M).

2) Aliran Empirisme dengan tokohnya Francis Bacon (1210-1292 M).

3) Aliran Kriticisme dengan tokohnya Immanuel Kant (1724-1804 M).

Para filsuf zaman modern menegaskan bahwa pengetahuan tidak berasal dari kitab suci atau ajaran agama, tidak juga dari para penguasa, tetapi dari diri manusia sendiri. Namun tentang aspek mana yang berperan ada beda pendapat. Aliran rasionalisme beranggapan bahwa sumber pengetahuan adalah rasio: kebenaran pasti berasal dari rasio (akal). Aliran empirisme, sebaliknya, meyakini pengalamanlah sumber pengetahuan itu, baik yang batin, maupun yang inderawi. Lalu muncul aliran kritisisme, yang mencoba memadukan kedua pendapat berbeda itu.







sumber : http://muhfathurrohman.wordpress.com/2012/10/08/perkembangan-ilmu-pengetahuan-pada-era-modern/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persyaratan Menjadi Tentara Brigade Izzuddin Al Qassam ( HAMAS ) Palestina

  Proses Pendaftaran  Alhamdulillah masih di beri kesehatan oleh Alloh SWT,dan kali ini saya ingin mengupas lagi tentang Brigade Izzuddin Al Qassam yang menurut saya sangat menarik perhatian umat Islam karena mereka memiliki mental baja yang berebut menjemput Syahid tapi ber Akhlak mulia dan penuh kasih sayang kepada sesama hal ini berbeda dengan gerakan islam lainya yang kadang sangat bertentangan dengan nilai- nilai Islam dan bahkan menjadi teror dan penhancur islam dari dalam.     Latihan Militer mungkin kita di buat penasaran bagaimana sih kok Hamas bisa melahirkan pejuang penjuang tanggu lewat sayap Militernya Brigade Izzuddin Al Qassam.kali ini saya akan membahas perekrutan untuk menjadi tentara di Brigade Izzuddin Al Qassam. Meskipun untuk menjadi dan bergabung di brigade Izzuddin Al Qassam tidak di bayar akan tetap banyak para pemuda palestina terutama di Gaza yang berbondong bondong untuk mendaftar menjadi bagian dari Al Qassam, Ha...

Sejarah Singkat Universitas Muhammadiyah Malang

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berdiri pada tahun 1964. merupakan salah satu amal usaha Muhammadiyah.  Pada waktu itu UMM baru membuka 3 fakultas, yaitu:Hukum, Ekonomi   dan FKIP (jurusan Pendidikan Agama Islam).  Selanjutnya, pada periode tahun 1968-1975,  UMM membuka lagi 2 fakultas, yaitu: FSIP dan Fak. Agama Islam.  Pada periode tahun 1975-1977, UMM kembali membuka 2 fakultas baru, yaitu: Pertaniandan Teknik.  Jumlah fakultas masih tetap sama hingga tahun 1983.  Baru pada periode tahun 1983-2000, beberapa fakultas baru dikbuka, yaitu: Psikologi, Peternakan, Program D3 Keperawatan dan Kedokteran.  Tahun 2007 ini, UMM kembali membuka fakultas baru, yaitu: PS Farmasi yang merupakan bagian dari fakultas ilmu-ilmu kesehatan.  Pada tahun 2009, pimpinan UMM melakukan penggabungan Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan-Perikanan menjadi Fakultas Pertanian dan Peternakan agar sesuai dengan konsorsium Ilmu-ilmu Pertanian. Sebag...

PATI UMM IT : Use of Information Technology to Improve the Quality of Health Care in the United States

Introduction In 1969, when the Internet was known as the DARPAnet and the World Wide Web was nothing more than a glint in a creative student’s mind, the Agency for Healthcare Research and Quality funded its first project in medical informatics. 1 Since then, the Agency has continued to support research and development projects in the use of information technology to improve health care, awarding $250 million dollars to fund more than 150 projects in medical informatics. Today, the Agency is still blazing this technology trail with projects that seek to develop the knowledge and tools needed to improve the quality of care in the U.S. health care system. Background In 1998, the Committee on the Quality of Health Care in America, established within the Institute of Medicine (IOM), was asked to identify strategies for improving the quality of health care in the United States. As part of this effort, the committee published a seminal report in March 2001, Crossing ...